Indahnya Pemandangan Pulau Tidung yang Patut untuk Dikunjungi
Indahnya Pemandangan Pulau Tidung yang Patut untuk Dikunjungi

Bermain pasir putih bersih dipantai akan sangat menyenangkan, terlebih dengan hembusan angin yang membuat suasananya menjadi lebih sejuk dan damai. Wisata seperti inilah yang dapat membuat Anda lupa akan masalah yang tengah dihadapi, seperti di Pulau Tidung.

Berlibur tidak harus jauh-jauh, terlebih bagi masyarakat Ibu Kota yang memiliki wisata alam menakjubkan, yaitu di kepulauan seribu. Letak astronomisnya masih terletak di Jakarta sehingga Anda tidak perlu jauh-jauh ke Bali atau Bunaken karena Jakarta juga memiliki tempat hangout menyenangkan bersamaorang tersayang.

Kepulauan seribu memiliki banyak gugusan pantai dengan karakteristik keindahan yang berbeda-beda. Sejenak, Anda akan bingung dalam memilih tempat wisata di kepulauan seribu karena semua pula sangat mempesona untuk dikunjungi.

Salah satu gugusan pantai yang begitu populer bagi para wisatawan adalah pantai Tidung. Sudah tidak asing, bukan? Memang, pantai ini memiliki sejuta kesan untuk diberikan bagi Anda yang mengikuti travel.

Selain merupakan bagian dari gugusan pulau seribu, kawasan ini juga dikenal sebagai zona konservasi melalui TNKS (Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu). Bukan hanya pulau berpenghuni, tapi masih banyak pulau tak berpenghuni yang menyimpan suasana alam yang masih asli dan bahkan belum terjamah.

Anda bisa merasakan sensasi liburan yang menyenangkan karena alam ini masih sangat tenang dan damai, cocok bagi Anda yang suka dengan suasana tenang. Tidak heran jika banyak masyarakat Ibu Kota yang sering berlibur ke tempat ini untuk menenangkan pikiran dari hiruk pikuk kota metropolitan.

Sebelum memutuskan untuk pergi berlibur di wisata Pulau Tidung, ada baiknya jika Anda mengetahui bagaimana seluk beluknya terlebih dahulu agar nantinya bisa tahu apa saja yang bisa dilakukan dan menyenangkan bagi Anda saat berlibur.

Sejarah Nama Pulau Tidung

Konon, asal usul nama dari pulau ini berkaitan dengan sejarah perjuangan masyarakat Indonesia dalam menghadapi penjajah Belanda. Nama dari pulau ini berasal dari nama seorang Raja Suku Tidung di daerah Malinau, Kalimantan Timur. Diketahui jika suku tersebut sudah ada sejak tahun 1076 hingga 1156 M. Pada zaman tersebut, suku Tidung juga dikenal dengan sebutan Kerajaan Tidung Kuna yang kemudian didatangi oleh para kompeni.

Kedatangan kolonial Belanda ini mendapat pertentangan dari masyarakat sekitar, meskipun akhirnya Belanda berhasil menguasai karena lebih unggul dalam hal persenjataan. Setelah kekuasaan berada di tangan Belanda, mereka mengepung dan menangkap kerajaan Tidung yang bernama Raja Pandhita.

Sang raja kemudian diasingkan di sebuah pulau kecil di Utara kota Jepara. Untungnya, raja Pandhita berhasil melarikan diri dan terdampar di sebuah pulau tak bernama di kawasan pulau Seribu.

Berada di pulau tersebut, sang raja tidak memperlihatkan identitas aslinya dan lebih senang dipanggil dengan sebutan “kaca”. Ketika berada di pulau tersebut, sang raja sangatlah ringan tangan, suka menolong dan berbagi ilmu. Tidak heran jika kemudian masyarakat menjadikan Kaca sebagai tokoh masyarakat yang disegani.

Kaca menghembuskan napas terakhir di pulau tersebut, bahkan juga dimakamkan di sana. Hingga akhir hayatnya, masyarakat pulau tersebut belum ada yang tahu tentang identitas Kaca. Akhirnya, ada keluarga kerajaan Tidung yang datang untuk mencari sang raja di pulau tersebut. Ia pun mengetahui jika raja yang dicarinya selama ini telah meninggal dan dimakamkan di pulau tak bernama.

Masyarakat akhirnya mengetahui bahwa Kaca merupakan seorang Raja dari suku Tidung. Sebagai penghormatan atas kebaikan yang telah dilakukan oleh raja, masyarakat pun memberikan nama pulau tersebut sama dengan nama sukunya, yaitu Pulau Tidung.

Tidak hanya itu. Wisata Pulau Tidung juga menyimpan sejarah lain yang menceritakan tentang kisah seorang panglima, dengan nama Panglima Hitam didari Cirebon, Banten. Panglima ini berasal dari kerajaan Syarif Hidayatullah yang dikenal sebagai panglima yang gigih dalam melawan para penjajah.

Sayangnya, Panglima Hitam dan pasukannya mengalami kekalahan dari tentara Belanda dan mereka pun melarikan diri ke Pulau Tidung. Di sinilah, Panglima Hitam dan para pasukaknnya menghabiskan akhir hidupnya. Mereka akhirnya dimakamkan di Pulau Tidung.

makam raja pandita di pulau tidung
makam raja pandita di pulau tidung

Makan Raja Tidung dan Panglima Hitam ini terjaga dengan baik hingga sekarang, bahkan sering dijadikan tempat berziarah masyarakat sekitar. Kawasan makam ini juga digunakan sebagai lokasi wisata karena masih terdapat beberapa benda peninggalan, seperti keris, pedang, kendi dan peralatan beribadah.

Megenal Pulau Tidung

Secara astronomis, Pulau Tidung berada di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta dengan kode pos 14520.  Pulau ini memiliki luas sekitar 109 hektar dan ditempati oleh sekitar 5000 jiwa penduduk. Pulau Tidung terbagi menjadi dua bagian, yaitu Pulau Tidung Kecil dan Pulau Tidung Besar. Jembatan cinta sepanjang 800 meter inilah yang menghubungkan antara kedua Pulau Tidung.

pulau tidung kecil & tidung besar

Pulau Tidung Kecil merupakan kawasan untuk konservasi pengembangbiakan mangrove sehingga tidak terdapar banyak penduduk. Mayoritas penduduk tinggal di Pulau Tidung Besar sehingga Anda akan menjumpai perkampungan yang terhubung oleh jalan panjang ketika berada di Pulau Tidung Besar.

Anda akan melihat berbagai sarana dan prasarana umum di sepanjang jalan, seperti sekolah, puskesmas, tempat ibadah, kantor Polsek, kantor kelurahan, rumah penduduk dan lain sebagainya.

Awalnya, pada tahun 1800-an, sebagian besar penduduk justru tinggal di Pulau Tidung Kecil, tapi karena pertambahan penduduk terus meningkat, akhirnya mereka menggunakan Pulau Tidung Besar. Penduduk di pulau ini cukup heterogen karena terdiri dari berbagai macam suku bangsa, mulai dari Suku Jawa, suku Banten, Bugis, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Betawi, Sumbawa hingga Suku Sumatera.

Sebagian besar penduduk bekerja sebagai nelayan, meskipun ada juga yang menjadi pedagang, PNS dan pekerjaan lainnya.

Pulau Tidung mulai ramai dikunjungi pada tahun 2009. Awalnya, para wisatawan yang datang masihlah wisatawan setempat, seperti Bogor, Bekasi, tangerang, Jakarta dan Bandung. Tapi, minat para wisatawan cukup tinggi sehingga mereka mulai berdatangan ingin berlibur ke tempat wisata ini. Terlebih sejak jembatan cinta dibangun. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat tajam dan hal ini membuat pengelola semakin berbenah untuk membuat fasilitas menjadi lebih lengkap dan terjaga dengan baik. Tidak jarang, para investor mempercayakan sahamnya pada pariwisata ini sehingga dana ini digunakan sebagai pendukung fasilitas pulau agar menjadi tempat wisata yang lebih maju dan nyaman.

Sejumlah wahan dan fasilitas bisa Anda nikmati untuk mengukir kenangan indah bersama orang terkasih. Menginap di pulau ini pun akan menjadi kesempatan menyenangkan karena Anda bisa menikmati suasana pulau satu hari full.

Meskipun terlihat seperti pulau kecil, pulau ini juga merasakan kemajuan teknologi yang kemudian dimanfaatkan untuk promosi pariwisata. Sudah banyak promosi secara online yang dilakukan, baik melalui website atau media sosial untuk menarik minat para wisatawan agar datang ke Pulau Tidung. Targe promosi ini, bukan hanya untuk wisatawan lokal, tapi juga mancanegara.

Keindahan Alam Pulau Tidung

Sebelum membahas lebih dalam mengenai pesona alam yang dimiliki oleh Pulau Tidung, Anda harus tahu terlebih dahulu bagaimana transportasi yang dibutuhkan untuk bisa sampai ke pulau indah ini. Terdapat tiga cara yang bisa Anda pilih sesuai dengan kondisi kantong.

keindahan pulau tidung

Jika Anda memiliki dana yang berlebih, gunakan saja speadboat agar lebih cepat sampai di Pulau Tidung. Anda bisa menaiki speadboat melalui Dermaga Marina di pantai Ancol. Berbeda jika Anda ingin menghemat biaya pengeluaran, Anda bisa menggunakan Kapal ferry berpenumpang banyak melalui Dermaga Muara Angke Penjaringan. Cara alternatif lainnya cocok bagi Anda yang berangkat dari Tangerang. Anda bisa pergi ke Pelabuhan Rawa Saban untuk menumpang kapal ferry tradisional yang lebih terjangkau.

Waktu yang dibutuhkan dalam perjalanan relatif sebentar, terlebih jika Anda menggunakan speadboat karena dalam waktu sekitar 1 jam, Anda sudah bisa menghirup udara di Pulau Tidung. Namun, jika Anda menggunakan dua cara lainnya, Anda membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam perjalanan.

Sesampainya di Pulau Tidung, Anda akan terpukau dengan keindahan alam yang dimilikinya. Pasir putih yang begitu halus dan air yang jernih berwarna kebiru-biruan mampu memanjakan mata. Belum lagi suasana sekitar yang sangat mendukung, seperti pepohonan, bangunan yang berdiri di sekitar pulau dan keramahan masyarakat sekitar dalam menyambut para wisatawan.

Pesona alam ini begitu terasa di berbagai sudut, pulau. Tidak heran jika banyak masyarakat yang mengajak keluarga dan orang terkasih mereka untuk pergi berlibur ke pulau indah ini. Tempat ini juga ramah anak sehingga mereka bisa bersenang-senang saat berlibur di Pulau Tidung, tapi tetap saja Anda harus berhati-hati dalam mengawasi anak agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Apabila Anda mengajak anak-anak, Anda bisa mengajaknya berkunjung ke Pulau Tidung kecil untuk melihat bagaimana konservasi hutan mangrove, penangkaran ikan hiu, serta pembuatan biogas dari kotoran sapi. Hal tersebut akan menambah pengalaman dan pengetahuan berharga bagi anak-anak. Jadi, mereka tidak hanya merasa senang berlibur dengan one trip Pulau Tidung, tapi juga bisa mendapatkan banyak ilmu mengenai alam.

Suasana romantis akan Anda dapatkan pada malam hari sehingga banyak juga pengantin baru yang melakukan honeymoon di pulai ini. Bahkan, panorama yang memukau membuat para calon pengantin melakukan sesi foto pre-wedding di pulau ini. Pemandangan yang indah dapat menjadi background memukau di foto berharga Anda bersama sang kekasih.

Fasilitas dan Kegiatan yang Bisa Dilakukan di Pulau Tidung

Pulau Tidung merupakan tempat wisata yang sudah dikunjungi oleh masyarakat luas dan masyarakat setempat pun mendukung penuh atas perkembangan tempat wisata ini. Hal ini membuat fasilitas tersedia dengan baik dan lengkap, terlebih dengan kondisi pulau yang sudah berpenghuni sehingga membuat kita lebih mudah dalam menemukan berbagai fasilitas yang dibutuhkan.

fasilitas di pulau tidung

Fasilitas yang lengkap membuat Anda bisa melakukan berbagai kegiatan menarik agar liburan bisa lebih menyenangkan. Berikut beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan selama ada di paket wisata Pulau Tidung:

  • Berburu spot foto

Momen kebahagiaan ini haruslah diabadikan agar bisa menjadi kenang-kenangan. Banyak sudut pulau yang bisa Anda jadikan spot foto menarik, mulai dari jembatan cinta, pantai, hutan mangrove hingga foto underwater. Anda bisa mengambil foto menggunakan berbagai kamera yang dimiliki. Anda juga akan menemukan beberapa orang yang menawarkan jasa foto dan bisa langsung dicetak, terlebih untuk foto underwater yang tidak pernah sepi peminat.

  • Menyambangi pulau-pulau sekitar

Lokasi pulau-pulau yang masuk dalam gugusan kepulauan seribu biasanya saling berdekatan, jadi Anda bisa mengunjungi beberapa pulau dalam sekali liburan. Pulau Tidung berada dekat dengan pulau Semak Daun, pulau Pramuka, dan masih banyak lainnya. Anda juga bisa melakukan berbagai aktivitas di pulau tersebut, seperti camping.

  • Mencoba watersport dan wahana permainan air

Belum lengkap rasanya jika berkunjung di pantai tapi tidak mencoba permainan air maupun watersports. Anda bisa menikmati permainan ini dengan membayarkan sejumlah uang. Seperti Donat Boat, Water Sofa dan Banana Boat dengan uang sewa sebesar Rp 35.000/ orang, Jetski dengan harga sewa Rp 150.000 per 15 menit, Single Cano disewakan seharga Rp 35.000/ orang dan Double Cano disewakan dengan harga Rp 50.000. Dengan uangs sewa tersebut, Anda sudah bisa mendapatkan liburan yang menyenangkan dan tidak terlupakan.

  • Menjelajahi pulau

Pulau Tidung memiliki pesona alam yang luar biasa indahnya. Menikmati setiap sudut pulau adalah pengalaman berharga yang bisa Anda dapatkan. Anda bisa melihat hutan mangrove, pantai dan bagian pulau lainnya. Hanya dengan Rp 15.000, Anda sudah bisa menyewa sepeda untuk berkeliling pulau.

  • Snorkeling dan Diving
aktivitas snorkeling di pulau tidung

Keindahan alam yang dimiliki Pulau Tidung tidak hanya berasal dari datarannya, tapi juga perairannya. Dunia bawah laut yang indah, tidak boleh Anda lewatkan. Anda bisa melakukan snorkeling dan diving untuk menikmati keindahan perairan Pulau Tidung dan terumbu karang yang dimilikinya. Harga sewa peralatannya hanya Rp 35.000. Jika Anda belum terlalu handal dalam melakukan snorkeling maupun diving, Anda bisa menyewa jasa pemandu sebesar Rp 100.000. Anda bisa melakukan sorkeling dan diving di sekitar jembatan Cinta dan perairan lepas. Namun, Anda harus mengeluarkan budget yang tidak sedikit untuk menuju perairan lepas karena Anda membutuhkan transportasi berupa perahu atau kapal.

  • Berziarah

Kaberadaan pulau ini tidak bisa terlepaskan dengan sejarah para pahlawan yang pernah tinggal di sini. Anda bisa berkunjung atau berziarah ke makam para pahlawan. Di pulau ini, terdapat dua makan yang bisa Anda kunjungi, yaitu makam Raja Pandhita atau Raja Tidung dan yang lainnya adalah makam Panglima Hitam.

  • Menikmati pemandangan yang indah
keindahan di pulau tidung

Pasir putih dan air yang begitu jernih kebiru-biruan menjadi andalan yang dimiliki oleh Pulau Tidung. Udaranya yang sejuk juga membuat kita betah berlama-lama di tempat ini. Keindahan pemandangan bisa Anda dapatkan jika berkunjung ke pantai Cemara dan pantai Saung Perawan. Nikmati pesona alam yang menkajubkan pada dini hari dan menjelang petang, tepatnya saat sunrise dan sunset. Guratan cahaya matahari menyempurnakan pesona alam yang dimiliki oleh Pulau Tidung.

  • Jogging dan agrowisata

Kawasan ini sangat nyaman untuk digunakan sebagai area jogging. Udara yang sejuk dan pohon yang rindang akan membuat olahraga Anda menjadi lebih menyenangkan. Selain itu, Anda bisa menemukan agrowisata berupa perkebunan buah naga, penangkaran ikan hiu hingga pembuatan biogas dari kotoran sapi.

Jika Anda merasa belum puas dalam mengeksplor keindahan Pulau Tidung, Anda bisa melanjutkan liburan dengan menginap di sini. Pulau ini sudah menyediakan penginapan Pulau Tidung yang nyaman berupa hotel, villa, homestay, dan cottage. Harga yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari Rp 350.000 hingga Rp 500.000, tergantung dengan fasilitas yang diberikan.

Gimana tertarik untuk berlibur ke Pulau Tidung ? Langsung saja ikut tour di Paradiso Traveling, banyak promo dan paket yang murah.